Demam Sepeda

Minggu, Juni 14, 2020

Foto : www.instagram.com/rossadamayanti21
Semenjak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar di beberapa kota besar di Indonesia karena pandemi Covid-19, banyak orang yang mulai jenuh karena diharuskan berlama lama di rumah. Di rumah untuk memutuskan mata rantai persebaran virus tersebut. Para pelajar baik dari tingkat sekolah SD, SMPS, SMA dan perguruan tinggi semua di liburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Banyak pusat perbelanjaan, mall, pasar juga di kurangi jam operasionalnya karena memang tempat tempat tersebut menimbulkan kerumunan yang nantinya di takutkan mempercepat persebaran virus Covid-19.

Karena pemberlakuan sistem tersebut, banyak orang kini mulai jenuh karena hanya di rumah saja. Sehingga membuat banyak orang kini mulai menyibukkan diri untuk mencari hiburan sendiri, bersepeda misalnya. Di kota Semarang ini sendiri, mulai banyak di jumpai para pesepeda yang berlalu lalang di sepanjang jalan protokol kota semarang. Mulai dari jumlahnya beberapa orang, hingga puluhan pesepeda melintas di jalanan kota Semarang. Sepeda yang saya lihatpun banyak varian, dari model sepeda lipat hingga model MTB sering saya jumpai. Apa mungkin itu suatu bentuk cara untuk menghilangkan kepenatan, stress karena di rumah terus selama pandemi berlangsung di Kota Semarang.

Tak hanya itu saja, beberapa toko sepeda di Semarang yang mulai kuwalahan akan permintaan sepeda yang meningkat tajam. Saya juga banyak melihat di story-story sosial media milik teman saya, mereka mengunggah kegiatan bersepeda mereka, sharing tentang banyaknya tempat penjualan sepeda yang ramai antri orang untuk membeli sepeda baik di pakai sendiri atau untuk anak atau handai taulannya. Tentunya moment seperti ini para penjual sepeda mendapat untung yang berlipat ganda. Tidak hanya dari segi penjualan sepeda, tapi dari segi penjualan spare part yang meningkat tajam. Bahkan tempat tempat studio pengecatan rangka motor, dimana biasa menerima order cat motor, kini mulai ramai order cat rangka sepeda.

You Might Also Like

0 komentar